Monday, 26 August 2013

13 Tahun Mengabdi, CEO Microsoft Umumkan Pensiun

 Sebuah kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Microsoft yang kabarnya ditinggal oleh CEO nya yaitu Steve Ballmer yang telah mengumumkan rencana pensiunnya.

Setelah memimpin Microsoft selama lebih dari 13 tahun sebagai CEO Microsoft, Steve Ballmer akhirnya mengumumkan rencana pensiun. Steve Ballmer mengumumkan akan segera mundur dari jabatannya dalam waktu 12 bulan ke depan, hingga Microsoft mendapatkan penggantinya.
Sebagai orang kepercayaan dari pendiri Microsoft yaitu Bill Gates, Steve Ballmer menduduki jabatan CEO yang menggantikan Bill Gates pada Januari tahun 2000. Di masa kepemimpinannya, Ballmer memang bisa meningkatkan pendapatan dan keuntungan Microsoft. Namun demikian Steve Ballmer masih dianggap gagal dalam transformasi perusahaan dari produsen software ke produsen hardware atau perangkat.
Steve Ballmer sendiri telah mengungkapkan bahwa bukan kegagalan transformasi perusahaan sebagai penyesalan terbesarnya. Steve Ballmer mengatakan bahwa penyeselan terbesarnya adalah mengenai apa yang kami lakukan dari Longhorn ke Vista.
Windows Vista merupakan sistem operasi yang disiapkan untuk menjadi pengganti Windows XP. Microsoft membutuhkan waktu bertahun-tahun dalam mempersiapkan Vista, dan dalam proses pengembangan itu Vista memiliki kode nama Longhorn.
Tapi nyatanya Vista tidak laku di pasaran, pengguna PC bahkan lebih suka menggunakan Windows XP yang dirilis pada 2007. Salah satu penyebab kegagalan Vista adalah membutuhkan spesifikasi tinggi agar bisa menggunakan sistem operasi itu secara optimal. Tak heran jika Vista disebut sebagai salah satu produk gagal Microsoft.
Meski punya penyesalan, Ballmer mengaku bangga menjadi bagian dari Microsoft. Apalagi Microsoft dianggap Ballmer sebagai pelopor kehadiran komputasi personal yang cerdas dan canggih.
Steve Ballmer mengaku belum tahu apa yang akan dilakukannya setelah tidak lagi menjadi CEO Microsoft. Saat pengumuman itu resmi dikabarkan, banyak yang memberinya ucapan selamat. Meski Ballmer memahami kalau ini merupakan hal yang harus dirayakan sebagai kabar baik, tapi tentu saja ada kesedihan yang muncul.
"Mungkin ini memang harus dirayakan. Tapi di satu sisi, ini merupakan hidup saya. Saya cinta Microsoft. saya cinta segala hal tentang Microsoft. Saya punya banyak saham Microsoft. Saya akan terus melanjutkan untuk memiliki saham Microsoft," ucapnya.
"Tapi rencana personal tentu saja saya tidak bisa selamanya di sini. Mungkin ini saat yang tepat bagi saya untuk melangkah dengan pensiun," ungkapnya.
Meskipun dianggap gagal, namun jasa dari Steve Ballmer sendiri terhadap kemajuan Microsoft hingga saat ini tidak bisa dibilang gagal. Tapi mungkin inilah jalan terbaik bagi Steve Ballmer berpisah dengan Microsoft. Terima kasih Steve Ballmer.